Tampilkan postingan dengan label LOVE. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label LOVE. Tampilkan semua postingan
Supaya tidak terperosok dalam dosa dan tidak terombang-ambing dalam gelapnya patah hati, berikut ini akan kita bahas 4 perbedaan utama antara cinta dengan nafsu. Mari kita bahas satu per satu.
1. Cinta itu membahagiakan, nafsu itu mengecewakan
Cinta sejati pastinya membahagiakan karena muncul dari relung hati yang paling dalam. Tidak ada keinginan dalam cinta sejati, yang ada hanya pengabdian dan pengorbanan. Kalaupun ada keinginan, maka itu adalah keinginan agar orang yang dicintai menjadi bahagia.
Akhir dari nafsu selalu kecewa karena nafsu lahir dari pikiran yang penuh perhitungan. Cinta yang sejatinya adalah bahagia hanya menjadi adegan perhitungan untung rugi dan tawar menawar. Pada akhirnya kecewalah yang muncul.
2. Cinta bikin kita ketawa, nafsu bikin kita menangis
Sejelek-jeleknya hubungan cinta adalah tidak dapat saling memiliki. Tapi meski demikian sebuah cinta yang sejati tidak akan ditangisi. Seperti film-film India, cinta sejati selalu berakhir dengan nyanyian, tarian dan tertawa. Cinta tidak seperti nafsu yang ingin memiliki.
Kesedihan tidak muncul dari cinta tapi dari keinginan memiliki. Ego memang adalah musuh besar dari cinta. Sehingga ego yang tidak terpenuhi menyebabkan tangisan dan kesedihan.
3. Cinta selalu ingin memberi, sedang nafsu ingin memiliki
Puncak dari cinta adalah pengabdian dan pengorbanan. Puncak dari nafsu adalah kepemilikan. Sangat beda bukan? Kalau cinta yang anda rasakan masih ingin memiliki maka bisa di artikan cinta anda masih palsu dan dipenuhi dengan ego.
4. Cinta ingin menyayangi, sedang nafsu cuma ingin menggerayangi saja
Ini adalah perbedaan utama cinta dan nafsu dan sangat terasa secara fisik. Nafsu cuma ingin hal-hal bersifat fisik seperti seks dan harta. Sedangkan cinta yang tulus selalu memberi dengan ikhlas, seperti rasa sayang matahari ke bumi yang setiap hari memberinya cahaya tanpa embel-embel balasan.
Ke-4 poin di atas adalah empat perbedaan utama nafsu dan cinta. Hanya dengan pengalaman hidup seseorang bisa membedakan dengan baik mana nafsu dan mana cinta. Karena itu mendengar dan mengikuti nasehat orang tua adalah hal yang sangat bijaksana.
2
komentar
1. Masih Ingin Fokus pada Karirnya
Tidak sedikit pria yang lebih memfokuskan dirinya pada pekerjaan sedangkan wanita fokus pada status hubungan. Menurut Lisa Daily, penulis buku 'How to Date Like a Grown-Up', kebanyakan pria ingin merasa aman mengenai prospek karir dan keuangan sebelum akhirnya meminta seorang wanita menjadi istrinya.
2. Takut Merasa Bosan
Sama seperti halnya wanita, pria pun menyukai segala hal yang baru dan misterius. "Banyak pria yang sadar bahwa dia akan hidup lama sekitar 50 hingga 55 tahun dengan wanita yang sama tiap tahunnya," ujar Rizki, 26 tahun.
3. Takut Jika Harus Menyerah pada Mimpinya
"Hal yang paling menakutkan adalah melupakan semua mimpi saya. Saya melihat teman-teman saya menikah, membeli rumah, punya anak dan akhirnya melepaskan impian mereka," ujar Nuno, 31 tahun.
4. Belum Mampu Membeli Cincin
"Pacar saya inginkan cincin yang minimal terbuat dari 1 karat berlian. Saya mulai mencoba mencari pekerjaan baru karena tidak mungkin dengan penghasilan saya sekarang dan yang paling buruk, ia tidak akan selamanya ada di sisi saya," jelas Ichsan, 28 tahun.
5. Takut Pernikahan Bisa Mengubah Anda
"Banyak orang yang mengatakan bahwa wanita akan berubah setelah dia menikah dan kebahagiaan Anda dengannya akan segera hilang bersamaan dengan berakhirnya bulan madu. Wanita akan memiliki penampilan buruk dan banyak melarang," kata Andika, 28 tahun.
Sumber : wolipop.com
Beberapa tindakan sederhana pun mampu menunjukkan bahwa si dia spesial di mata Anda. Berikut beberapa tindakan sederhana yang patut Anda lakukan, seperti dikutip dari Lifestyle MSN:
1. Membuatkan Makanan
Cari tahu apa makanan kesukaannya dan luangkan waktu untuk memasak nya, walaupun tidak terlalu mewah. Misalnya dengan memasak telur dadar untuk sarapan atau sup disertai roti. Hal tersebut akan membuat pasangan semakin jatuh cinta walaupun hasil masakan Anda tidak terlalu sempurna.
2. Memberikan Pujian
Pujian merupakan pernyataan yang tulus akan kebaikan atau keunggulan yang dimiliki seseorang. Tentunya setiap orang senang dipuji. Apalagi jika pujian tersebut datang dari pasangannya. Pastikan untuk memberikan pujian sesuai dengan kata hati Anda, jangan berbohong! Si dia akan lebih menghargai apa yang dikatakkan secara jujur.
3. Hargailah Pasangan Anda
Hargailah segala sesuatu yang telah dilakukan pasangan Anda. Contohnya dengan mengucapkan "terima kasih" atas apa yang telah dia lakukan atau bisa juga dengan mengucapkan "kamu telah membuatku nyaman ". Kalimat seperti itu telah memberitahukan bahwa usaha yang ia lakukan berhasil.
4. Berilah Kejutan
Berilah kejutan yang tidak mudah dilupakan, misalnya dengan membuat pesta ulang tahun kejutan yang dihadiri keluarga dan teman dekatnya. Anda juga bisa memberi si dia kejutan dengan tiba-tiba menyiapkan makan malam romantis. Usahakan kejutan itu berkesan sehingga akan selalu dikenangnya.
5. Jujurlah pada Pasangan
Jika Anda tidak ingin dibohongi pasangan, maka Anda juga harus bersikap jujur terhadapnya. Jika tidak mempunyai keberanian untuk membicarakannya, Anda dapat membuat daftar di kertas mengenai kekurangan Anda yang sebenarnya, dan kesalahan apa saja yang telah Anda lakukan. Apa yang Anda buat itu dapat menginspirasi si dia untuk melakukan hal yang sama sehingga tidak ada lagi yang disembunyikan antara satu sama lain.
6. Ungkapkan Perasaan Anda Secara Langsung
Ungkapkanlah perasaan Anda secara langsung di hadapannya, jangan melalui perantara seperti telepon, email, SMS, Facebook, Twitter atau BBM. Si dia akan lebih menghargai jika Anda berbicara langsung dan lebih menyadari betapa seriusnya Anda dengannya.
Sumber : wolipop.com
Dilansir Glamour, menurut ahli hubungan asmara, Paul Dobransky yang juga penulis 'The Secret Psychology of How We Fall In Love', pria sebenarnya sudah memberikan beberapa tanda saat mereka merasa tidak nyaman lagi dengan hubungan asmaranya. Apa saja tanda-tanda itu?
1. Gila Kerja
Saat merasa jalinan cintanya akan berakhir, pria kadang lebih memilih menyibukkan diri pada pekerjaan. Hal itu dilakukan pria untuk mengembalikan lagi egonya yang rusak karena kecewa dengan hubungan asmaranya. Tak hanya itu, bekerja pun bisa jadi alasan pria untuk menghindari Anda.
2. Tidak Lagi Mengajak Anda Hang Out Bareng Temannya
Saat baru menjalin asmara, si dia dengan senang hati mengenalkan Anda pada teman-temannya. Namun saat ingin putus, pria akan lebih banyak menghabiskan malam bersama teman-temannya, tanpa Anda.
3. Pembicaraan Standar
Apakah belakangan ini dia lebih sering mengobrol dengan topik-topik yang standar, seperti berita di televisi? Topik ini tentu bukan topik yang membuat Anda dan si dia lebih mesra. Kalau pria sudah mengobrol dengan topik standar, artinya dia sedang menciptakan jarak sehingga tidak lagi merasa terikat dengan Anda.
4. Tidak Mau Berdekatan
Saat menonton film bersama, si dia yang biasanya mendekatkan lengannya atau tangannya pada Anda, kini malah duduk sedikit menjauh. Hati-hati, bisa jadi itu tanda si dia tidak ingin lagi intim dengan Anda. Pria yang mencintai pasangannya, tentu ingin selalu berdekatan dan menyentuh.
5. Tak Lagi Perhatian
Meskipun jarang, pria yang sayang pada pasangannya, tetap akan perhatian. Setidaknya mereka akan bertanya, apakah Anda sudah makan, pulang bersama siapa, dan sebagainya. Jika belakangan perhatian itu tak lagi Anda dapat, waspada jangan-jangan dia ingin putus dari Anda.
Sumber : wolipop.com
Survey tersebut diadakan British Snoring & Sleep Apnoea Association, yang melibatkan 1616 responden. Dari hasil penelitian yang dilansir Female First, ditemukan bahwa mendengkur bisa merusak hubungan asmara, hampir di setiap wilayah di Inggris. Sebanyak 75% pasangan tidur di kamar terpisah karena takut malu pada istrinya bila ketahuan mendengkur. Akibatnya, menimbulkan jarak di antara pasangan.
Sementara itu, 60% responden menganggap kebiasaan mendengkur mereka memalukan, jadi mereka pun enggan membicarakannya secara terbuka kepada pasangan maupun orang lain. Yang lebih mencengangkan lagi, 80% responden memilih tidur di kamar terpisah selama pasangannya belum bisa menyembuhkan kebiasaan mendengkur.
Di samping itu, sebanyak 16% orang yang ikut survey mengaku telah tidur dalam kamar terpisah selama 10 tahun, karena terganggu suara berisik yang ditimbulkan dari dengkuran suaminya.
Selain bisa merusak keharmonisan hubungan asmara, mendengkur juga bisa membuat pasangan kekurangan waktu tidur. Menurut penelitian yang dikutip dari Genius Beauty, tidur bersama orang yang suka mendengkur dapat membuat seseorang kehilangan waktu tidur hingga 730 jam per tahunnya.
Penemuan tersebut muncul dari jajak pendapat oleh Lovetub, yang melibatkan 3.000 wanita dan pria yang merasa tidurnya terganggu oleh kebiasaan mendengkur dan melempar. Jika wanita terganggu dengan suara dengkuran, pria terganggu dengan kebiasaan wanita yang suka melemparkan guling atau tubuhnya saat tidur.
40 persen dari pasangan yang mengikuti survei mengeluh akan kebiasaan pasangan mereka yang berusaha mendominasi tempat tidur dengan kebiasaan mendengkur dan melemparkan tubuhnya. sementara 30 persen merasa terganggu jika pasangannya merebut selimut mereka. Hmm, sebuah fakta yang cukup menarik?
Sumber : wolipop.com












