Anda telah mencoba segala cara yang alami, tetapi masih belum berhasil menjadi seorang ayah. Jangan buru-buru menyerah. Dalam banyak kasus, banyak ahli yang dapat memastikan masalah anda sesungguhnya kemudian mengatasi masalah kemandulan anda dengan kemajuan-kemajuan dramatis dalam bidang pengobatan dan pembedahan.
Sesungguhnyalah, lebih dari separuh pasangan yang meminta pertolongan ini akhirnya berhasil. andaikata anda berada di Amerika, di sana ada RESOLVE, sebuah kelompok pendukung bagi pasangan-pasangan tidak subur, yang dapat merujuk anda ke spesialis terdekat dari tempat tinggal anda. Tulis saja surat ke 1310 Broadway, Somerville, MA 02144-1731.

Lalu apa yang akan diperbuat oleh dokter itu? Sesudah melakukan pengujian yang saksama, ia mungkin meresepkan obat-obat penyubur seperti clomiphene (Clomid) untuk merangsang produksi sperma lebih banyak. Apabila anda mempunyai varikokel atau vas deferens anda tersumbat, la mungkin menganjurkan pembedahan untuk mengoreksi keadaan itu.

Dalam beberapa kasus, seperti ketika seorang pria cenderung memproduksi antibodi terhadap sperma atau tidak bereaksi terhadap obat-obat penyubur, dokter akan menganjurkan salah satu di antara banyak metode pembuahan yang canggih. Cara ini mahal sekali, padahal tidak ada garansi untuk keberhasilannya, maka banyak pasangan, seperti Scott dan Karen Read, memilih adopsi saja.

Berikut contoh beberapa pilihan teknologi canggih paling sukses:

1. Inseminasi buatan. Dalam hal ini semen dimasukkan langsung ke dalam vagina atau uterus. Apabila sperma sang pria terbukti lemah, pasangan itu dapat mempertimbangkan penggunaan sperma donor.
2. In vitro fertilization (IVF) atau pembuahan dalam tabung. Telur melalui operasi dipindahkan dari ovarium si wanita, ke sebuah cawan petri dan dicampurkan dengan sperma sang ayah agar pembuahan terjadi. Setelah inkubasi selama dua hari, biasanya beberapa telur yang telah dibuahi (disebut embrio) ditaruh ke dalam uterus.
3. Gamet intrafallopian transfer (GIFT). Telur dan sperma (gamet) dimasukkan ke dalam saluran telur dengan harapan bahwa di situ pembuahan akan terjadi.
4. Zygote intraf llopian transfer (ZIFT). Seperti dalam IVF, telur dan sperma disatukan dalam sebuah cawan petri lalu diinkubasikan selama dua hari. Akan tetapi, alih-alih ditempatkan dalam uterus, embrio, atau zigot, ditempatkan di saluran telur. Dari sana telur yang telah dibuahi akan menempuh perjalanan alami sampai ke rahim dan menetap di situ. Kelebihan dari prosedur ini dibanding GIFT adalah kita yakin bahwa pembuahan telah terjadi.
5. Zona drilling. Dalam teknik ini, dokter bedah menggunakan bahan kimia, sinar laser atau sebatang jarum untuk membuka lapisan luar telur, atau zona pellucida, sedemikian sehingga sperma lebih mudah menembusnya.
6. Microinjection. Dalam prosedur ini, yang masih dalam tahap eksperimen, sebatang jarum tipis digunakan untuk memasukkan sebuah sperma ke dalam telur.

Artikel yang berkaitan



Posting Komentar